Safari Romadhon, Iskandar Disambut Warga Kedaton

user
admin 31 Mei 2018, 10:59 WIB
untitled

Ogan Komering Ilir I Calon Bupati OKI nomor urut 1 H Iskandar SE mendapatkan sambutan hangat dari ratusan masyarakat Kelurahan Kedaton Kecamatan Kota Kayuagung saat melakukan Safari Tarawih di Masjid Al Yusuf Kelurahan Kedaton Kecamatan Kota Kayuagung, Rabu (30/5/2018).

Dalam kesempatan tersebut, H Iskandar SE mengucapkan terima kasih atas sambutan dan antusias warga yang hadir bersilaturahmi di kediaman Yus Tarmos yang letaknya bersebelahan dengan Masjid Al Yusuf itu.

Dijelaskannya, apa yang sudah dilakukan saat ini memang tidak mudah. Luas wilayah dan anggaran terbatas membuat pemerintah harus mampu memilih dan memilah program yang tepat dengan strategi fokus membangun. Sebab jika tidak dilakukan skala prioritas, maka kita tidak akan bisa maju dengan cepat.

“Kita yang tau persis kondisinya, dan terkadang ada yang sudah tau namun pura-pura tidak tahu dan menyalahkan pemerintah hanya untuk memperoleh simpati, maka dari itu masyarakat jangan mudah terprovokasi,” katanya.

Pembangunan yang dilakukan secara fokus dan terukur akan membuahkan hasil yang terukur pula, salah satunya adalah bidang pendidikan. Dimana pemerintah telah menuntaskan pondasi dasar pendidikan sejak anak usia dini melalui pembanguan gedung PAUD.

“Kita juga telah membuat perda baca tulis Alquran. Ini menjadi sangat penting, sebab anak yang akan menempuh pendidikan terutama muslim, harus mengetahui baca tulis Alquran, dan saat ini sudah berjalan. Pengetahuan agama sejak dini akan menjadi benteng bagi generasi penerus kita,” jelas Iskandar.

Kemudian, pihaknya juga terus melakukan pembangunan di bidang kesehatan dengan mendekatkan pelayanan kesehatan dengan menuntaskan pembangunan poskesdes hingga ke pelosok desa, peningkatan status puskesmas menjadi rawat inap, dan pembangunan rumah sakit pratama.

“Kesehatan adalah hak dasar masyarakat dan ini menjadi prioritas kita,” katanya.

Kebutuhan dasar lainnya adalah listrik, dimana dalam 4 tahun ini pemerintah telah berhasil mewujudkan mimpi masyarakat di 4-5 kecamatan di Kabupaten OKI yang belum menikmati aliran listrik.

“Dimana selama ini masyarakat Kecamatan Air Sugihan, Cengal, Sungai Menang, Pedamaran Timur dan sebagian Kecamatan Mesuji Raya merasa belum merdeka karena belum tersentuh listrik PLN, namun kini mimpi tersebut telah menjadi nyata,” tegas dia.

Kemudian di bidang pertanian, ada masyarakat yang dalam kurun 13 tahun tidak ada kepastian terhadap laham miliknya karena tidak bisa dikelola. Namun berkat program revitalisasi pertanian dan program cetak sawah, dan saat ini Kabupaten OKI mampu memproduksi padi hampir 1 juta ton.

“Kita menjadi lumbung pangan nasional, ini adalah upaya yang telah dilakukan pemerintah disamping berbagai program lainnya,” tegas Iskandar.

Menurut Iskandar lagi, dari program yang telah dilaksanakan tersebut hanya perlu disempurnakan saja dan tinggal dilanjutkan. “Lalu fokus kedepan adalah perbaikan infrastruktur serta pembangunan jalan, jalan, dan jalan. Kita akan bangun jalan dari desa ke desa, kecamatan dan kabupaten,” katanya.

Iskandar mengakui saat ini sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan, dan ada beberapa jalan yang rusak dampak dari program strategis nasional jalan tol, dan dan ini sekarang sering jadi fitnah bahwa pemda mengabaikan.

“Kalau jalan yang dilalui oleh proyek tol, memang menjadi tanggung jawab pihak pelaksana jalan tol untuk memperbaikinya, dan kita ada perjanjian pihak pelaksana tol akan memperbaikinya. Yakinlah hanya satu yang menjadi fokus adalah infrastruktur jalan,” katanya.

Sementara itu terkait dengan permasalahan plasma masyarakat Kedaton yang tak kunjung selesai karena masalah yang mendasar adalah tapal batas antara Kedaton, Cintajaya Pedamaran, dan Pedamaran Timur. Sehingga tidak mudah bagi pemerintah untuk menyelesaikannya, disamping permasalahan kepemilikan lahan yang ternyata kebanyakan bukan warga setempat.

“Tidak semudah membalikan telapak tangan. Namun demikian, sekarang tapal batas sudah selesai. Tetapi yang dihadapi adalah pihak perusahaan yang lebih menginginkan diselesaikan melalui jalur hukum, dan ini akan menyulitkan warga,” tegas dia.

Oleh sebab itu Iskandar meminta agar warga harus berhati-hati dan jangan mudah terprovokasi serta terpecah belah.(Romi)

Kredit

Bagikan