Sriwijaya FC Terima Tiga Surat Baik dari PT LIB dan PSSI, Ini Isinya !

user
Romi Maradona 18 Oktober 2022, 19:57 WIB
untitled

Beritamusi.co.id - Insiden kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Jawa Timur beberapa waktu lalu tentunya menyebabkan sejumlah pertandingan yang diadakan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengalami penundaan.

Sekretaris PT SOM, Faisal Mursyid mengakui bahwa setelah tragedi Kanjuruhan terjadi, pihaknya yang merupakan bagian dari tim manajemen klub Sriwijaya FC telah menerima tiga surat resmi dari PT LIB dan PSSI.

“Jadi kita telah menerima tiga surat baik dari PT LIB dan juga dari PSSI. Surat tersebut disampaikan di tanggal yang berbeda, mulai dari tanggal 3 Oktober, 4 Oktober dan yang terakhir di tanggal 14 Oktober 2022,”kata Faisal ketika diwawancarai via Whatsup (18/10/2022)

Ketiga surat tersebut merupakan surat pemberitahuan kepada seluruh klub yang ikut dalam kompetisi liga 1 dan liga 2 2022-2023.

Pada Senin, (3/10/22) lalu PT LIB secara resmi memberitahu kepada seluruh klub yang akan berkompetis di Liga 2 bahwa akan ada penundaan selama dua minggu atas tragedi yang terjadi di stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

“Merujuk pada insiden pasca pertandingan liga 1-2022/2023 NP 96 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya tanggal 1 Okotber 2022 serta rapat koordinasi tanggal 2 Oktober 2022 di Pendopo Kantor Bupati Malang yang dipimpin oleh Menko PMK dan dihadiri oleh MENPORA, KAPOLRI, Gubernur Jawa Timur, Anggota Komisi X DPR RI, Kapolda Jawa Timur, Pangdam Brawijaya dan seluruh unsur terkait yang menangani tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang,” tulis surat yang ditandatangani oleh Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita.

Setelah surat dari PT LIB resmi dibagikan kemdudian disusul oleh surat PSSI yang menyampaikan informasi bahwa kali ini tidak hanya kompetisi Liga 2, namun Liga 1 juga akan dilakukan penghentian sementara hingga batas waktu yang tidak ditentukan atau akan disampaikan kemudian.

“Menindak lanjuti surat PSSI nomor: 4034/UDN/2608/X-2022 tertanggal 2 Oktober 2022 dengan perihal Pemberitahuan khususnya Penghentian sementara Liga 1 dan Liga 2 2022/2023, dan atas dasar azas kemanusiaan intuk menghormati para korban insiden pasca pertandingan Liga 1 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya pada tanggal 01 Oktober 2022 di Stadion Kanjuruhan Malang serta mempertimbangkan proses investigasi yang sementara masih berjalan, bersama ini PSSI memerintahkan kepada Asosiasi Provinsi PSSI untuk menghentikan sementara seluruh kompetisi sampai batas waktu yang akan disampaikan kemudian,” tulis surat yang ditanda tangani oleh Sekretaris Jendral PSSI, Yunus Nusi pada Selasa, (4/10/22).

Sepuluh hari berlalu usai surat PSSI terbit, tepatnya pada Jumat, (14/10/22) PT LIB kembali menyampaikan bahwa kompetisi Liga 2 hingga saat ini masih menunggu perkembangan kebijakan otoritas pemerintah melalui PSSI.

“Bersama ini perkenankanlah kami, PT LIB menyampaikan pemberitahuan bahwa kompetisi liga 2 2022/2023 sampai saat ini masih menunggu perkembangan kebijakan otoritas pemerintah melalui PSSI. Selanjutnya, PT LIB akan melaksanakan managers meeting kepada seluruh klub Liga 2 untuk memperbaharui segala perkembangan yang akan diinformasikan dalam waktu dekat,” tulis surat yang kali ini ditanda tangani oleh Direktur Operasional PT LIB, Irjen Pol. (P) Drs. Sudjarno pada Jumat, (14/10/22).

Hingga saat ini Laskar Wong Kito masih menunggu informasi lebih lanjut dari PT LIB untuk kompetisi Liga 2 2022-2023.

“Saat ini kita masih menunggu hasil dari tim yang diturunkan PSSI dan pemerintah terhadap insiden ini. Poin pentingnya adalah ini menjadi bahan untuk koreksi kedepannya dan harapannya adalah tragedi Malang kni menjadi tragedi terakhir di Liga 1, Liga 2 dan Liga 3 sehingga kedepannya bisa lebih baik lagi," ungkapnya.

Dalam menghabiskan masa penundaan dan penghentian sementara, SFC terus disibukkan dengan agenda latihan dan laga uji coba.

“Kalau untuk tim Sriwijaya FC karena pertandingan dihentikan sementara, maka pemain kita masih disibukkan dengan agenda latihan dan laga uji coba. Biar bagaimana pun ini menjadi kesempatan kita untuk terus berlatih, evaluasi dan meningkatkan skema permainan lebih baik lagi menuju pertandingan selanjutnya,” tambahnya.

Saat dikonfirmasi, Faisal Mursyid mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum tertarik untuk melakukan pergantian atau penambahan pemain baru untuk memperkuat tin besutan Liestiadi.

“Kita belum ada kepikiran untuk melakukan penambahan pemain baru, karena masih menunggu putaran pertana selesai dulu. Kalau menurut jadwal, putaran pertama kompetisi liha 2 ini berakhir pada 22 Desember 2022 namun karena ditunda, bisa saja nanti selesai di akhir Januari atau Februari 2023,” pungkasnya.

Kredit

Bagikan