PLN Nyalakan Listrik 24 Jam ke 3 Desa Terpencil

user
Romi Maradona 07 September 2022, 09:31 WIB
untitled

Beritamusi.co.id - Pemerintah melalui PT PLN (Persero) menghadirkan listrik 24 jam ke tiga desa terpencil di Jambi. Pembangunan infrastruktur kelistrikan di desa-desa tersebut didanai oleh Penyertaan Modal Negara (PMN).

Ketiga desa tersebut yaitu Desa Manis Mato, Kabupaten Muaro Jambi dan Desa Tanjung Kasri serta Desa Beringin Tinggi, Kabupaten Merangin. Dengan menyalanya tiga desa ini, Rasio Desa Berlistrik (RDB) di Provinsi Jambi secara keseluruhan kini telah mencapai 99,68 persen.

Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani mengucapkan terima kasih pada PLN yang terus meningkatkan rasio desa berlistrik setiap tahunnya.

“Semakin banyak desa yang teraliri listrik, maka semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati penggunaan listrik dalam kehidupan sehari-hari yang saat ini telah menjadi kebutuhan primer," katanya.

Pj Bupati Muaro Jambi, Bachyuni Deliansyah juga mengucapkan terima kasih kepada PLN.

Dia mengatakan, dengan berhasilnya mengaliri listrik di Desa Manis Mato maka seluruh desa di Kabupaten Muaro Jambi sudah teraliri listrik.

"Dengan diresmikannya desa ini, maka desa di Kabupaten Muaro Jambi telah teraliri dengan listrik seluruhnya dan rasio desa berlistrik mencapai 100 persen," kata Bachyuni.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu (UIW S2JB) Saleh Siswanto mengatakan, dalam pembangunan jaringan listrik pedesaan di tiga desa ini, PLN membangun jaringan tegangan menengah sepanjang 27,26 kilometer sirkit (kms), jaringan tegangan rendah sepanjang 11,99 kms serta 9 buah gardu distribusi dengan kapasitas 550 kVA.

"Saat ini tinggal 5 desa lagi yang belum terlistriki. Mohon doa dan dukungan agar seluruh desa di Provinsi Jambi dapat menikmati listrik PLN. Penyelesaian pembangunan listrik desa terus dilanjutkan bertahap dan diharapkan rasio desa berlistrik Provinsi Jambi menjadi 99,81% pada akhir bulan Desember 2022," terangnya.

Dalam kesempatan ini, Saleh juga mengajak masyarakat agar segera beralih menuju gaya hidup _elecfrifying lifestyle_ dengan menggunakan peralatan listrik.

“Kita bisa mulai dari hal-hal sederhana di rumah seperti mengubah dari yang awalnya menggunakan kompor gas menjadi menggunakan kompor induksi," ujarnya. (Romi/Ril)

Credits

Bagikan