Tuntaskan Stunting, Pola Bapak Asuh Jadi Strategi

user
Romi Maradona 27 Oktober 2022, 15:30 WIB
untitled

Beritamusi.co.id - Dalam upaya percepatan penurunan stunting pemerintah Kabupaten Lahat akan menggunakan pola bapak asuh. Tim ini nantinya akan terbagi per wilayah.

"Pemerintah daerah mulai pak bupati hingga dinas terkait menjadi bapak asuh termasuk dari perusahaan. Artinya bersama - sama fokus menurunkan stunting. Apalagi nanti ada data keluarga beresiko stunting, dan tim akan langsung turun ke lapangan," ungkap Wabup Lahat H Haryanto SE MM MBA, yang juga ketua tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Lahat, di hotel Grans Lahat, Kamis (27/10/2022).

Menurut H Haryanto, tahun 2024 stunting di Kabupaten Lahat bisa turun menjadi 10 persen dari 22,4 persen melampaui target Nasional sebesar 14 persen. "Masyarakat dihimbau untuk menunda menikah di usia sangat muda. Ibaratkan pohon kelapa baru tumbuh. Mudah-mudahan angka stunting menurun," tuturnya.

Kepala Dinas Pengandalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Lahat Ujang Kurniawan SE MM mengatakan bahwa keluarga resiko stunting berdasarkan survei gizi 2021, untuk stunting di Lahat sekita 22,4 persen atau sekitar 1400 keluarga resiko stunting. Sementara data terbaru dari Dinkes dan ahli gizi hingga Agustus 2022 mencapai 524 keluarga resiko stunting.

"Data untuk Survey Status Gizi Nasional (SSGI) tahun 2022 belum rilis, karena pendataan hingga akhir tahun. Yang jelas tim ini akan terjun kelapangan menemui sasaran langsung yang telah terdata by name by adres," tuturnya. (Safitri)

Kredit

Bagikan