Operasi Zebra Musi 2022 Dimulai, Masyarakat Diharap Tingkatkan Kedisplinan Berkendara

user
Romi Maradona 03 Oktober 2022, 13:57 WIB
untitled

Beritamusi.co.id - Polres Ogan Komering Ulu (OKU) melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Musi 2022 di Halaman Mapolres OKU, Senin (3/10/2022)

Dalam kegiatan Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Musi 2022 ini, Kapolres OKU AKBP Danu Agus Purnomo mengungkapkan bahwa tema Operasi Zebra Musi 2022 ini adalah 'Tertib Berlalu Lintas Guna Mewujudkan Kamseltibcar Lantas Yang Presisi'.

Dia menyampaikan fungsi kepolisian republik Indonesia di bidang lalu lintas dan angkutan jalan yang diamanatkan undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan adalah untuk memberikan jaminan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran masyarakat berlalu lintas di jalan agar masyarakat terbebas dari ancaman serta gangguan dalam beraktifitas di jalan.

"Polri telah menetapkan pelaksanaan Operasi Zebra 2022 secara serentak di seluruh Indonesia yang akan dimulai pada tanggal 3 s/d 16 Oktober 2022 (selama 14 hari) dengan sandi Operasi Zebra Musi 2022. Adapun target operasi adalah orang, lokasi, barang / benda dan kegiatan secara tematik sesuai dengan karakteristik di wilayah masing-masing," ungkapnya.

Lanjut kapolres, dari hasil pelaksanaan anev Operasi Zebra Musi 2021, lalu dibandingkan dengan operasi sebelumnya diketahui Jumlah kecelakaan lalu lintas mengalami kenaikan dari 23 kejadian menjadi 61 kejadian dengan trend naik sebesar 165%.

Jumlah korban meninggal dunia mengalami kenaikan dari 2 orang menjadi 24 orang dengan trend naik sebesar 1.100%. Jumlah korban luka berat mengalami penurunan dari 12 orang menjadi 7 orang dengan trend turun sebesar 41%.

Jumlah pelanggaran lalu lintas mengalami kenaikan 165% dari 672 menjadi 0 (nihil) dikarenakan pada operasi zebra musi 2021 tidak dilaksanakan penegakan hukum mengingat situasi masih dalam keadaan pandemi covid-19.

"Pada operasi zebra tahun ini kita mengedepankan kegiatan edukatif dan persuasif serta humanis dan didukung penegak hukum secara elektronik/teguran dan melaksanakan penegakkan hukum dengan tujuh prioritas yaitu Pengemudi atau pengendara ranmor yang menggunakan ponsel pada saat berkendara.
Pengemudi atau pengendara ranmor yang masih dibawah umur. Pengemudi atau pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari 1 orang," ujarnya.

Ditambahkannya, Pengemudi atau pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI dan pengemudi atau pengendara ranmor yang tidak menggunakan SAFETY BELT. Pengemudi atau pengendara ranmor dalam pengaruh atau mengkonsumsi alkohol. "Pengemudi atau pengendara ranmor yang melawan arus.
Pengemudi atau pengendara ranmor yang melebihi batas kecepatan," jelasnya.

Dengan dilaksanakannya Operasi Zebra Musi 2022 diharapkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas akan meningkat serta turunnya angka pelanggaran maupun fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.

"Kepada masyarakat, mari bersama-sama untuk lebih tertib berlalu lintas, siapkan semuanya, kendaraan, fisik, surat-surat, taati aturan-aturan yang ada selama berlalu lintas, sehingga kita bersama bisa menyelamatkan anak bangsa," pungkasnya. (HARISON)

Kredit

Bagikan