Target jadi Kota Pelajar, Pemkab Lahat Masukan BTA dalam Kurikulum

user
Romi Maradona 20 September 2022, 15:23 WIB
untitled

Beritamusi.co.id - Upaya menjadikan Kabupaten Lahat sebagai kabupaten terpelajar dan terdepan Pemerintah Kabupaten Lahat, menjadikan baca tulis Alquran (BTA) dan kitab suci agama lainnya, sebagai kurikulum Muatan Lokal (Mulok). Mengusung tema bersama mewujudkan peserta didik yang cinta Al qur'an dan kitab suci lainnya, kurikulum tersebut diharapkan akan mampu mengentaskan siswa dari buta membaca al quran.

Bupati Lahat, Cik Ujang,SH. Mengatakan, mulok BTA dan kitab suci agama lainnya sudah diberlakukan sejak tahun ajaran 2022/2023. Namun baru dilaunching.

Menurutnya, masuknya BTA dalam Muatan Lokal ini bukan tanpa alasan, karena jika dilihat di tengah masyarakat, banyak sekali yang belum bisa membaca Al Qur'an.

Tentu ini menjadi kekhawatiran juga, bila terjadi pada peserta didik. Padahal Al Qur'an dan kitab suci agama lainnya merupakan petunjuk bagi umat manusia.

Jika anak-anak terbiasa mempelajari Al Qur'an bagi muslim, dan kitab suci agama lainnya, maka secara tidak sadar akan tertanam dijiwa mereka kemampuan membaca, menghafal, dan memahami ayat yang dibacakannya tersebut.

"Kalau anak sudah bisa memahami kitab sucinya, maka bukan tidak mungkin mereka mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari," jelasnya.

Cik Ujang berharap, mulok BTA dan kitab suci agama lainnya, dapat menghasilkan anak didik yang beriman, bertakwa, berkarakter dan berakhlak mulia. Sehingga salah satu tujuan dalam mencerdaskan kehidupan anak bangsa dapat tercapai.

Disisi lain, kesejahteraan di Kabupaten Lahat, untuk menjadi kota terpelajar juga terwujud.

"Kami anggarkan tahun ajaran baru untuk baju para hafidz, biar peserta didik semakin bersemangat belajar BTA dan kitab suci lainnya," ujar Cik Ujang.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat, Drs H Suhirdin MM mengungkapkan, yang penting saat ini, anak diajari belajar dan menulis Qur'an.

Untuk meningkatkan budi pekerti dan meningkatkan minat baca Al Qur'an, bagi pelajar di Kabupaten Lahat. Sehingga, ada nuansa Islam dan agama lainnya disatuan pendidikan. Hal yang tidak diinginkan seperti kenakalan remaja, pergaulan bebas, dan narkoba dapat berkurang bahkan dihindari.

"Dengan niat baik ini kita lakukan sama-sama, tanpa dukungan kepsek dan guru, tidak mungkin Kota Pelajar dapat terwujud," ajak Suhirdin, Selasa (20/9/2022). (Safitri)

Credits

Bagikan