Tim Gabungan Pastikan Belasan Ponton Berada di Luar Jalur Pelayaran

user
Romi Maradona 12 September 2022, 14:51 WIB
untitled

Beritamusi.co.id - Tim Gabungan yang terdiri dari Dit Polairud, KSOP dan Wastam PT. Timah Tbk melakukan sidak kepada belasan Ponton Isap Produksi (PIP) di perairan Pasir Padi.

Sidak pada Senin (13/9/22) pagi ini dilakukan sebagai respon cepat setelah sempat diberitakan belasan PIP disebut mengganggu alur pelayaran.

Keberadaan PlP tersebut dipastikan berada sekitar lebih kurang 1 mil dari alur pelayaran keluar masuk kapal dari Pangkalbalam, setelah dilakukan pengecekan langsung secara bersama-sama antara Airud dan KSOP.

Untuk wilayah kerja belasan PIP ini sendiri berada di dalam WIUP OP DU 1556 milik PT. Timah Tbk. “Jadi biar jelas dan tidak simpang siur, kita lakukan pengecekan secara langsung ke lokasi, bersama sama pihak Airud dan PT. Timah. Dan dari titik di mana PIP ini bekerja, kita pastikan posisinya berada di luar alur pelayaran. Jaraknya sekitar lebih kurang 1 mil dari alur pelayaran,” terang koordinator tim sidak dari KSOP Yoe Hendiansyah sembari memperlihatkan peta digital pelayaran.

Yoe juga menambahkan bahwa pihaknya tidak akan kompromi, jika tadinya didapati PIP tersebut berada dalam alur pelayaran. Menurutnya itu akan sangat berbahaya bagi semua pihak seandainya beroperasi dalam alur pelayaran.

“Makanya kita bawa langsung tim Polairud. Jika ternyata mereka berada di dalam jalur pelayaran, maka kita akan langsung minta untuk ditindak. Karena ini menjadi otoritas kita soal alur pelayaran. Namun ternyata posisinya masih di luar alur pelayaran,” timpal Yoe.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala divisi pengawasan PIP PT. Timah Tbk, M. Firdaus kepada beritamusi.co.id, menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan sanksi jika ternyata didapati pekerjaan PIP tersebut berada di luar WIUP mereka.

“Kalau kita kepentingannya jelas, mengamankan aset cadangan milik kita berupa pasir timah. Dan itu kita sudah keluarkan SPK nya kepada pihak kedua yang dalam hal ini CV. BHM. Dan mereka bisa kita sanksi jika ternyata membiarkan pekerjaan di luar WIUP. Apalagi sampai memasuki alur pelayaran. Dan yang kita ketahui dari hasil sidak bersama tim gabungan tadi, ternyata PIP tersebut bekerja di luar alur,” jelas Firdaus.

Sebelumnya aktivitas PIP tersebut sempat ramai diberitakan, karena diduga berada dalam alur pelayaran. Pihak KSOP sendiri kemudian berkoordinasi dengan pihak Kasat Polair Polres Pangkalpinang, AKP Irwan Haryadi termasuk beberapa wartawan dari berbagai media untuk melakukan sidak pada Senin (12/9/22) pagi. (Nanda)

Credits

Bagikan