HAKLI Beri Pemahaman Soal DBD kepada Siswa SMPN 2 Sungailiat

user
Romi Maradona 07 September 2022, 13:27 WIB
untitled

Beritamusi.co.id - Ketua Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) Kabupaten Bangka beri penyuluhan dan sosialisasi terhadap ratusan siswa SMP Negeri 2 Sungailiat, Rabu, (7/9/2022).

Ketua HAKLI Kabupaten Bangka, Boy Yandra mengatakan bahwa terkait Demam Berdarah Dengue (DBD) harus dipahami secara betul oleh siswa karena sangat berbahaya bagi kita.

"HAKLI Bangka membentuk semua siswa menjadi petugas juru pemantau jentik (jumantik) untuk memantau bak mandi yang ada dirumah atau tempat penampungan air, jadi siswa harus memantau sekali seminggu dan melaporkan kepada guru kelas mereka setiap hari senin dibuktikan dengan foto bak mandi dan tempat penampungan air tidak ada jentik," ucapnya.

Boy Yandra juga menambahkan jika ada ditemukan jentik dan airnya susah, maka kita dapat menggunakan Abate, Abate itu salah satu zat untuk membunuh daripada jentik Aedes Aegypti dan ini bisa didapatkan secara gratis di puskesmas.

"Jangan lupa kalau nyamuk itu dalam seminggu dia bertelur, dia akan menjadi dewasa. Maka jangan lupa 3M kita lakukan dengan baik, 3M Plus itu yang pertama menguras bak mandi atau tempat penampungan air minum selama seminggu sekali, yang kedua menutup bak mandi atau tempat penampungan air minum, yang ketiga menimbun barang-barang bekas yang sudah tidak bermanfaat lagi sehingga tidak terjadi sebagai tempat pengindukan daripada nyamuk Aedes Aegypti, yang keempat itu menggunakan kelambu, bagi ibu-ibu yang memiliki bayi ketika tidur di pagi hari dari jam 8 sampai 11 dan waktu sore dari jam 3 sampai 6 karena itu waktu nyamuk Aedes Aegypti menggigit dan menghisap darah," terang Boy Yandra.

Sementara itu Boy juga menambahkan bahwa untuk Kabupaten Bangka kasus DBD di Bangka untuk saat ini mencapai 206 orang penderita dan tiga sudah meninggal dunia.

"Jadi HAKLI bersinergi dengan dinkes serta puskesmas-puskesmas dalam rangka penanganan dan pencegahan daripada kasus DBD di Bangka, semoga Bangka sehat semua masyarakatnya terhindar dari DBD, minimal anak istri atau suami melihat seminggu sekali tempat penampungan air dan bak mandi," tutupnya. (Nanda)

Credits

Bagikan