Jatanras Polda Sumsel Amankan Delapan Orang Pelaku Pendudukan Lahan PT TMM

user
abdussalam 20 Desember 2021, 16:00 WIB
untitled

Palembang - Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel ringkus delapan orang dari lokasi tanah sengketa antara warga dan PT TMM, di Jalan Raya Desa Suka Mukti, Kecamatan Mesuji, OKI. Kamis (16/12/2021).

Kedelapan orang tersangka dua orang ditetapkan sebagai tersangka pemalsuan surat yakni Abu Sairi dan Sudiman selain keduanya. Masih ada dua orang lagi masih DPO yaitu B dan Y.

Kemudian enam orang tersangka lainnya ditetapkan sebagai tersangka aksi penyerangan dan melawan petugas, yakni Agung Jaiti, Artan, Mat Jarun, Macan Kunci, Pei, dan Pudin Pringayuda.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan SIK, didampingi Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol CS Panjaitan bersama Kanit ll Jatanras Polda Sumsel Kompol Bachtiar. SH. MH dan Kanit l Jatanras Polda Sumsel Akp Willy Oscar. SE mengatakan, bahwa jika kedelapan tersangka diamankan dari sengketa tanah di Desa Suka Mukti, Kecamatan Mesuji, OKI Sumatera Selatan.

" Awalnya tim gabungan kami mendatangi lokasi sengketa, yang saat didatangi ada sekitar 40 warga yang membuat tenda dilokasi tersebut. Kemudian kami meminta pada warga untuk menunjukan keberadaan B, Y dan AS," ungkap Kombes Pol Hisar Siallagan, Senin (20/12/2021).

Kemudian Abu Sairi (AS) didapti berada disalah satu tenda dilokasi lahan sengketa tersebut, bersama 6 orang lainnya.

Saat petugas akan keluar dari lokasi sengketa, secara tiba-tiba muncul warga lainnya dengan menggunakan 5 unit mobil, datang dari arah Desa Sungai Sodong, yang berusaha mendekati mobil petugas.

" Namun saat para warga keluar dari mobil tersebut, warga itu membawa senjata tajam dan berusaha melakukan penyerangan pada petugas kami. Saat itu juga terdengar ada yang mengomandoi warga dengan kata 'Serbu' yang memaksa petugas kami melepaskan tembakan peringatan ke udara," terangnya.

Tak lama kemudian saat petugas berhasil menghalau warga, secara tiba-tiba melaju cepat sebuah mobil jenis Toyota Fortuner Warna Putih, yang berusaha menabrak petugas.

" Karena berusaha mencelakai petugas, mobil tersebutpun terpaksa ditembak dibagian bannya. Saat terhenti 7 orang didalam mobil diminta keluar dan saat dilakukan penggeledahan ternyata didalamnya ada 1 pucuk senjata api jenis pistol berikut dengan amunisi caliber 556 yang berada didalam silinder," tutup Hisar. (Abdus)

Kredit

Bagikan