Pertamina Foundation Bentuk Komunitas Relawan untuk Penanggulangan Bencana

user
rian 08 Maret 2022, 19:37 WIB
untitled

BERITAMUSI - Peningkatan pemahaman terkait penanggulangan bencana penting dilakukan sebagai bentuk mitigasi bencana, khusunya di wilayah Indonesia yang rawan bencana alam. Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana, pada tahun 2021 jumlah bencana alam di Indonesia mencapai 3.093 bencana.

Begitupun di tahun 2022 hingga 8 Maret, jumlah bencana telah mencapai 820 kejadian. Oleh karena itu, CSR PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Foundation membentuk komunitas Relawan PF untuk Bangsa dan memberikan pelatihan bekerja sama dengan Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia (MPBI).

Sebanyak 122 relawan yang tergabung ke dalam komunitas Relawan PF untuk Bangsa mengikuti pelatihan penanggulangan bencana secara virtual pada 8 Maret hingga 15 Maret 2022.

Presiden Direktur Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari mengatakan, Relawan PF untuk Bangsa akan menjadi komunitas solid yang hadir untuk membantu masyarakat terdampak bencana.  “Komunitas Relawan PF untuk Bangsa ini terbentuk dari keberagaman pemuda yang passionate di bidang penanganan bencana dan berasal dari berbagai provinsi. Kami berharap komunitas ini bisa solid karena keberagaman, hati yang baik, dan solid menjadi kunci untuk membantu dan membentuk masyarakat tangguh,” ujar Agus.

Selama pelatihan, relawan diberikan materi yang meliputi Penyusunan Rencana Kontigensi dan Manajemen Krisis Penanganan Bencana, Penanggulangan Awal dalam Keadaan Darurat Berbasis Sistem Komando (Incident Command System), Model Distribusi Bantuan Bencana Alam, Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Komunitas (PRBBK), serta Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana. Materi disampaikan dengan berbagai pendekatan mulai dari presentasi, focus group discussion, pre/post-test, dan simulasi atau praktik di lapangan.

Ketua Umum MPBI Avianto Amri mengungkapkan, pelatihan penanggulangan bencana ini mampu membuat para relawan memahami penanganan darurat di lapangan serta mempersiapkan diri dalam operasi tanggap darurat bencana.

“Pelatihan relawan ini menjadi penting supaya mereka mampu melihat penanggulangan bencana secara keseluruhan sehingga dapat meningkatkan kualitas dan efektivitas penyaluran bantuan yang diberikan,” kata Amri.

Wahyudi, salah satu relawan asal Wonogori mengungkapkan, komunitas Relawan PF untuk bangsa dan rangkaian pelatihannya dapat meningkatkan ilmu kebencanaan dan relasi dari berbagai provinsi.

“Saya beberapa kali bertugas di kebencanaan dan dengan bergabung ke komunitas Relawan untuk Bangsa ini saya memperoleh banyak manfaat, mulai dari upgrade ilmu kebencanaan yang belum saya ketahui sebelumnya sekaligus menambah saudara dari berbagai provinsi,” ungkap Wahyudi.

“Komunitas Relawan PF untuk Bangsa beserta pelatihannya mendapat dukungan dan pembiayaan dari CSR PT Pertamina (Persero) dengan harapan mampu menjadi andalan dalam penanggulangan dan mitigasi bencana di Indonesia,” tutup Agus. (**)

Kredit

Bagikan